Tampilkan postingan dengan label Kisah - Kisah penyejuk hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah - Kisah penyejuk hati. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 November 2011

Merubah CINTA jadi KASIH



Jangan pernah katakan cinta

Jika kamu tidak pernah peduli


Jangan bicara tentang perasaan

Jika rasa itu tidak pernah ada


Jangan pernah genggam jemari

Jika berniat membuat patah hati


Jangan pernah katakan selamanya

Jika berniat untuk berpisah


Jangan pernah menatap mataku

Jika yang kamu ucapkan adalah kebohongan

Jangan pernah ucapkan "Halo"

Jika berniat mengucapkan "Selamat Tinggal"

Jangan pernah bilang kalau "Akulah satu-satunya"

Jika kamu mengimpikan yang lainnya

Jangan pernah mengunci hatiku

Jika kamu tidak punya kuncinya

Cinta itu akan menjadi kematian bagimu,

kalo kamu...terperangkap olehnya.


Cinta bagai misteri datang dan pergi tanpa permisi.

Kamu tak perlu mencarinya...

Karena cinta akan datang pada waktu yang tepat.


Kamu tak dapat membelinya...

karena harga sebuah cinta sangatlah mahal

Cinta akan lahir pada saat yang tepat tanpa kita ketahui kapan,

dan tanpa kita ketahui kepada siapa.


Jika suatu hari pasangan anda mengatakan "Aku tak mencintaimu lagi",

susah bagi sebagian orang.

Biarkan berlalu karena cinta tak dapat dipaksakan.


Jika cinta dipaksakan cinta tersebut layaknya akan dapat meledak menjadi kebencian.

Cinta akan datang kembali kepada kamu suatu waktu,


Entah kapan... pokoknya pada waktu yang tepat menurut ukuran Allah.

Allah tak akan membiarkan kamu sendirian.

Allah tak akan membiarkan kamu sendirian.

Percaya dan Yakinkan itu...


Lalu bagaimana dengan perasaan kamu kalo kamu ditinggal ama cinta ?

Simpanlah dalam-dalam cinta tersebut.

Kenanglah sebagai bagian dari pengalaman hidupmu.

Menangislah jika perlu.


Berbahagialah karena anda pernah dicintai,

berbahagia karena cinta pernah ada di hatimu.

Dan instropeksi akan kekurangan kita.



Bagi yang cowok...

Jangan pernah jadikan kecantikan sebagai ukuran kamu untuk mencintai seseorang

karena akan sangat gampang sekali membuat cinta terus menguasai dirimu.

Tapi pandanglah jauh ke depan dan pikirkan baik-baik

karena semua akan menyangkut masa depanmu.


Bagi yang cewek...

Jangan jadikan uang, kedudukan dan segala yang fana jadi titik point dari Cintamu..

karena akan sangat gampang sekali uang, kedudukan dan segala yang fana akan membutakan cintamu.

Seolah-olah engkau hanya cinta akan uang, kedudukan dan segala yang fana

daripada kamu sendiri merasakan cinta itu


Bagaimana jika cinta hilang dalam sebuah perkawinan ?

Dalam suatu perkawinan, cinta adalah cinta yang harus dipertanggungjawabkan..

kepada Tuhan dan kepada suami/istri dan kepada anak (jika ada).

Kamu nggak bisa pergi begitu saja dengan mengatakan "Aku tak mencintai kamu lagi."


Dalam sebuah perkawinan

"ANDA" adalah dua menjadi satu

"ANDA" adalah suami/istri dan kamu sendiri.

Jangan turuti kemauan anda tapi turuti kemauan "ANDA".


Bagi anda yang mencintai, ubahlah makna cinta menjadi KASIH.

Cinta itu bersemayam di dalam hati (bukan di otak atau pikiran),

jika hati anda penuh dengan kasih, cinta tak akan pernah hilang dari diri anda.


Kasih itu sabar ;

Kasih tidak cemburu ;

Kasih menerima apa adanya dan memberi yang ada ;

Kasih itu komitmen..

sehingga seseorang yang memiliki kasih tak akan melupakan cintanya ;

Kasih itu mengampuni dan memaafkan :

Kasih adalah Cinta Sejati karena berasal dari Tuhan.


Tanamkan Kasih di hati anda sejak awal maka Cinta anda tak akan hilang

Tanamkan kasih maka kamu akan bertahan...

jika kekasihmu mengatakan, "Aku tak mencintaimu lagi"

Berat memang, apalagi jika kita masih mengasihi dia.


Jika kamu dan pasangan kamu memiliki kasih,

kamu berdua boleh mengatakan : "Orang ketiga ? Siapa takutttt"

Segala perubahan butuh waktu.


(Sri Purna Ciptati)

Sabtu, 15 Oktober 2011

Filosofi Melati

Melati ... bentuknya kecil, tapi harumnya semerbak, tak disangka dari bunga sekecil itu menyimpan arti yang begitu besar

sebuah catatan dari seorang teman , mbak Rien Marini bener-bener menginspirasi saya, untuk belajar dari bunga melati



Aku
ingin menjadi
seperti melati..

Yang
tak pernah
berdusta dengan apa yang ditampilkannya..

Yang
tak memiliki warna dibalik warna putihnya..

juga tak pernah menyimpan warna lain untuk berbagai keadaannya,

baik panas, hujan, terik ataupun badai yang dating… ia tetap putih..
Kemanapun dan dimanapun ditemukan, melati selalu putih..

Pada
debu ia tak marah, meski jutaan butir menghinggapinya..

Pada
angin ia menyapa,

berharap
sepoinya membawa serta debu-debu itu agar ia nya tetap putih
berseri..

Karenanya,
melati ikut bergoyang saat hembusan angin menerpa..
Kekanan ia ikut, ke kiri iapun ikut..

Namun
ia tetap teguh pada pendiriannya, karena kemanapun ia mengikuti arah
angin, ia akan segera kembali pada tangkainya..

Pada
hujan ia menangis,

agar
tak terlihat matanya meneteskan air diantara ribuan air yang
menghujani tubuhnya.

Agar
siapapun tak pernah melihatnya bersedih,
karena saat hujan berhenti menyirami,
bersamaan itu pula air dari sudut matanya yang bening itu tak lagi menetes.

Sesungguhnya, ia senantiasa berharap hujan kan selalu datang,

karena hanya hujan yang mau memahami setiap tetes air matanya.

Bersama hujan ia bisa menangis sekeras-kerasnya untuk mengadu,
saling menumpahkan air mata dan merasakan setiap kegetiran.

Karena juga, hanya hujan yang selama ini berempati terhadap semua rasa dan
asanya.

pada hujan juga ia mendapati keteduhan, dengan airnya yang sejuk.

Pada tangkai ia bersandar agar tetap meneguhkan kedudukannya,
memeluk erat setiap sayapnya, memberikan kekuatan dalam menjalani
kewajibannya

Agar kelak, apapun cobaan yang datang, ia dengan sabar dan suka cita merasai,

bahkan menikmatinya sebagai bagian dari cinta dan kasih Sang Pencipta.

Bukankah tak ada cinta tanpa pengorbanan? Adakah kasih sayang tanpa cobaan?

Pada dedaunan ia berkaca, semoga tak merubah warna hijaunya.

Karena dengan hijau daun itu, ia tetap sadar sebagai melati harus tetap
berwarna putih.

Jika daun itu tak lagi hijau, atau luruh oleh waktu,

kepada siapa ia harus meminta koreksi atas cela dan noda yang seringkali
membuatnya tak lagi putih?

Pada bunga lain ia bersahabat.
Bersama bahu membahu menserikan alam, tak ada persaingan,
tak ada perlombaan menjadi yang tercantik karena masing-masing memahami tugas dan peranannya.

Tak pernah melati iri menjadi mawar, dahlia, anggrek atau lili, begitu
juga sebaliknya.

Tak terpikir melati berkeinginan menjadi merah, atau kuning, karena ia
tahu semua fungsinya sebagai putih.

Pada matahari ia memohon, tetap
berkunjung di setiap pagi mencurahkan sinarnya yang menghangatkan.

Agar hangatnya membaluri setiap sel tubuh yang telah beku oleh pekatnya
malam.

Sinarnya yang menceriakan, bias hangatnya yang memecah kebekuan,
seolah membuat melati merekah dan segar di setiap pagi.

Terpaan sinar mentari, memantulkan cahaya kehidupan yang penuh gairah,
pertanda melati siap mengarungi hidup, setidaknya untuk satu hari ini hingga menunggu mentari esok kembali bertandang.

Pada alam ia berbagi, menebar aroma semerbak mewangi nan menyejukkan setiap jiwa yang bersamanya.

Indah menghiasharumi semua taman yang disinggahinya, melati tak pernah terlupakan untuk disertakan.

Atas nama cinta dan keridhoan Pemiliknya,
ia senantiasa berharap tumbuhnya tunas-tunas melati baru,
agar kelak meneruskan perannya sebagai bunga yang putih.
Yang tetap berser disemua suasana alam.

Pada unggas ia berteriak, terombang-ambing, menghindari paruhnya agar tak segera pupus. Mencari selamat dari cakar-cakar yang merusak keindahannya, yang
mungkin merobek layarnya dan juga menggores luka di putihnya.

Dan hanya pada Sang Pemilik Alam lah ia meminta,
agar dibimbing dan dilindungi selama ia diberikan kesempatan untuk menjalani setiap perannya.

Agar dalam berperan menjadi putih, tetap diteguhkan pada warna aslinya,
tidak membiarkan apapun merubah warnanya

hingga masanya mempertanggungjawabkan semua waktu, peran, tugas dan
tanggungjawabnya. Jika pada masanya ia harus jatuh, luruh ke tanah, ia
tetap sebagai melati, seputih melati. Dan orang memandangnya juga
seperti melati.

Jumat, 14 Oktober 2011

Pengorbanan Cinta

Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena
kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.
Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan
menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?”
Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata
buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.

Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian
menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu,
“Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya.”

* * * * *

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia
berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit
orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan
lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan.

Hidup adalah anugerah

Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan
kata-kata kasar -
Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.

Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu -
Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk
dimakan.

Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isterimu -
Ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan meminta
pasangan hidup.

Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu -
Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke surga.

Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu -
Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran
seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.

Sebelum engkau bertengkar karena rumahmu yang kotor, dan
tidak ada yang membersihkan atau menyapu lantai -
Ingatlah akan orang gelandangan yang tinggal di jalanan.

Sebelum merengek karena harus menyopir terlalu jauh -
Ingatlah akan sesorang yang harus berjalan kaki untuk
menempuh jarak yang sama.

Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu -
Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang
menginginkan pekerjaanmu.

Sebelum engkau menuding atau menyalahkan orang lain -
Ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa dan
kita harus menghadap pengadilan Allah.

Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu -
Pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada
Allah karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.

Hidup adalah anugerah, jalanilah, nikmatilah, rayakan dan
isilah itu.

NIKMATILAH SETIAP SAAT DALAM HIDUPMU, KARENA MUNGKIN ITU
TIDAK AKAN TERULANG LAGI!