Tampilkan postingan dengan label Puisi Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Maret 2012

TUHAN….BERI AKU WAKTU

Hidup bagai mengukir di atas pasir
Arus kan menyisir, lepas ke samudera mengalir
Angin kan mengusir, lapang menuju tabir angkasa
Sesal sebuah dosa melebur pada lelehan air mata


Kadang banyak waktu terbuang percuma
Bermandikan maksiat bersimbah dosa
Begini dan begitu untuk puaskan nafsu belaka
Sementara tak sekalipun kita mau mengerti untuk-NYA


Kematian adalah sebuah kenyataan
Tanpa tahu kapan kita akan dipanggil
Peristiwa tugu tani hanya bukti kecil
Bahwa kita hanya pelakon dalam panggung kehidupan

Tuhan..beri aku waktu..sebulan saja
Untuk mengerti betapa KAU telah sempurnakan hidupku
Jika sebulan terasa begitu lama
Cukuplah seminggu yang penuh kesadaran untukku


Tuhan…beri aku waktu…sehari saja
Jika seminggu pun masih terlalu lama
Kan kupohonkan nafas rindu untuk-MU
Menebarkan semaian buih karunia dari –MU


Tuhan…andai itu pun masih lama
Beri aku waktu satu jam saja
Beri aku waktu…beri aku waktu untuk meratap ampun-MU
Agar ku tak hancur tersungkur di antara takdirku

PELANGI TAK BERWARNA

ketika Tuhan memberi peringatan
kita tak peka terhadapnya
kadang acuh akan sejuta tanda
terlelap dalam sadar di batas impian


lalu KAU porak - porandakan isi dunia
laut menumpahkan cairannya
bumi menggoyangkan perutnya
lenyap sudah pelangi penghias cakrawala


kudengar senandung rintihan tersebar
menggoreskan luka sayatan sembilu
mengundang bimbang alam pikirku
akankah semua segera tersadar?


Tuhan.....
dimanakah warna indah sang pelangi?
kumasih ingin melihatnya
terbentang indah hadirkan sejuta arti


Tuhan....
ketika aku bersimpuh menghadap-MU
kumohon hentikan amarah-MU
karena ku tak sekuat diri-MU


Tuhan....
kulantunkan asma-MU dalam sujudku
kumohon berikan yang terbaik bagiku
karna ku tak berarti tanpa-MU

Senin, 23 Januari 2012

SERUNI

malam merangkak menuju pagi
jiwa bersiap meninggalkan mimpi
lantunan adzan berkumandang menggema
bagai tanda akan datangnya terang dunia

seulas senyum menghias wajah seruni
gadis kecil lugu ramah tamah tanpa diminta
nama indah dengan semangat dari hati
lagu rindu orang tua menjadi hadiah terindah di surga

seruni...tak pernah kulihat sedih menguasai
gadis tuna rungu jelita tak palsu
walau sebatang kara tetap tegar berdiri sendiri
karena semangat hidupmu begitu menderu debu

hari sepi tanpa suara yang kau lalui
tak membuatmu merasa sepi nan perih merintih
karena yakin Sang Ilahi selalu bersamamu tanpa memilih
walau buta aksara tapi tak buta hati

seruni..
langkahmu tertatih saat terang dunia
namun itu kau anggap kilauan semata
dalam sendiri tanpa belaian sanak famili

seruni..terpatri dalam hatiku
kau insan patut ditiru
kau inspirasi
pembuka mata hati

Kamis, 12 Januari 2012

SAHABAT


sahabat.....
setiap kata adalah pengingat juga isyarat
setap renungan membuahkan getaran jiwa
mengingatkan begitu banyak noda kehidupan karena debu dosa yang harus dihapus
sebelum kita berlabuh di dermaga kematian

terima kasih...
setiap untaian aksaranya mengandung makna
dari ku yang tak tahu menjadi tahu
dari ku yang lupa menjadi ingat kembali
dari ku yang meremehkan menjadi memperhatikan
dari ku yang tak peduli menjadi takut teringat begitu banyak dosa padaku

begitu banyak orang yang berkata " kita adalah sahabat"
tapi tak banyak yang bisa menjadi alarm kehidupan bagi sahabat lainnya walaupun sekejab

teman sejati, mengerti ketika kamu berkata " aku lupa..."
menunggu selamanya ketika kamu berkata "tunggu sebentar"
tetap tinggal ketika kamu berkata "tinggalkan aku sendiri"
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan berkata " bolehkah saya masuk?"



by: bunda (tintaline)

LANGKAHKU


hari berganti minggu
minggu berganti bulan
kan ku kejar maghligai mimpiku
dengan bekal segulung harapan

aku melangkah pasti
mengalahkan keganasan gelombang kehidupan
tergugu dalam buaian jati diri
berpayung pada selimut cinta sang awan

redupku tak mematikan langkahku
penatku tak menghentikan detak jantungku
berpacu berlari dalam nadiku
walau jalan yang kutempuh begitu panjang dan berliku

aku tak takut untuk bermimpi
tetap kunikmati hari menjalani hidup ini
mengurai senyum pada ayunan langkahku
terhanyut dalam aksara cinta hingga bahagia saat kuterjaga dari tidurku


by. bunda ( Tintaline)

Kamis, 29 Desember 2011

Teratai nan indah


Di pinggir danau ku termenung
Sambil menatap beberapa bunga teratai nan mekar
Indah nian...
...damai...
......dan tenang...

Semilir angin yang menerpa wajahku
Menambah kesejukan dan keindahan yang terdalam...
Bukan sekedar indah di mata
Tapi juga indah di hati

Andaikan saat itu kita bisa bersama,
Bisa menelusuri pinggir danau dalam keindahan alam
Banyak hal yang bisa didiskusikan
Banyak hal yang perlu kita ketahui
Dan dengan mengetahui itulah kita bisa memetik hikmah

Ada lamunan kecil yang ingin kupersembahkan...
Bahwa aku ingin memetik beberapa bunga teratai tersebut
Ku ikat...dan kutanam dalam jambangan kaca berisi air
Kusimpan di atas meja kesayanganmu...
...dan biarkan ia terus tumbuh dan mekar...
...sebagaimana segenap ikhtiar hidupku untuk untuk memberi keharuman padamu

Jika diukur dalam takaran rupiah...
Mungkin hanya berbandai dengan beberapa lembar saja
Tapi bukan lembaran kertas rupiah yang ingin kuberikan
Tapi sebuah warna terindah dalam mengisi kehidupan

Sahabat...
Jikalau engkau sudi menerimanya...
Izinkan sejumput teratai ini kutanam di danau hatimu
Biarkan ia tetap mekar ...tumbuh...dan berkembang
...............

Jumat, 23 Desember 2011

air mata wanita


Begitu sering kulihat airmata keluar dari seorang wanita
walau begitu sulit kuterjemahkan maknanya
sehebat dan sekuat apapun wanita
pasti akan mudah mengeluarkan airmata

hati yang begitu lembut
kadang tertutupi dengan raga yang begitu kuat
seakan tak tergoyahkan
oleh gelombang tsunami sekalipun

ketika seorang wanita itu menangis
itu bukan berarti dia mengeluarkan senjata terampuhnya
tapi justru dia sedang mengeluarkan senjata terakhir yang dia punya

ketika seorang wanita itu menangis
itu bukan berarti dia tak berusaha untuk menahannya
melainkan karena pertahanannya tak kuasa membendung airmata itu

bahkan..bila dia menangis
itu bukan karena dia ingin dikasihani dan terlihat lemah
itu semua karena dia sudah tak sanggup lagi untuk berpura- pura kuat


walaupun air mata itu menjadi kelemahan wanita
itulah cara untuk menghilangkan sesak di dadanya
membantu memberikan sepenggal nafas
karena sebenarnya air mata itu adalah air mata kehidupan

Selasa, 20 Desember 2011

tulisan seorang sahabat



Tatkala ku coba langkahkan kaki
Menaiki anak tangga menuju labuan jiwa

Aku tersentak sesaat...
Saat Ada lirih duka yang memanggilku

Nun jauh di lubuk hatimu
Kurasakan ada nestapa yang sudah begitu lama kau pendam
Saat api membakar...dan menghanguskan labuan jiwa tempat kau berteduh

Air mata mengalir di pipi...
Merasakan lara yang sedang melanda

Meski kau berusaha sembunyikan semua
Tapi aku bisa rasakan apa yang kau rasa
Hingga air mata mengalir tak tertahankan...
menandakan beratnya kesedihan yang selama ini kau rasakan
...sabar ya....


itulah tulisan seorang sahabat untuk sahabatnya yang lain......

persahabatan lebih indah dari apapun......orang lain bisa menjadi saudara, dengan persahabatan tetangga , teman bersosialisasi kita..bisa menjadi lebih dekat dibanding dengan saudara kandung...

dimana kita hidup..lingkungan sekitar kita adalah saudara....^_^

Jumat, 16 Desember 2011

Arti sahabat


Sahabat...
berjuta kata telah terjalin antara kita
menjadi penenang bisa juga menjadi obat
dirimu selalu ada dalam suka maupun duka

Sahabat...
kau bukan kekasihku
juga bukan pemilik hatiku
tapi kau begitu mengerti keadaanku

malam berganti pagi
pagi merangkak mendekati siang
siangpun melenggang menyambut malam
tapi arti sahabat takkan pernah pudar

sebuah senyuman sebuah sapaan
bagaikan energi matahari yang menggerakkan turbin
begitu meneduhkan menenangkan
bagaikan payung yang melindungiku ditengah hujan

sahabat...entah aku harus berkata apa
aku begitu takut kehilanganmu
karena aku begitu lama tergantung padamu
walaupun kutahu tak ada cinta antara kita

tapi aku cukup tahu
cukup mengerti tentang semua ini
kau punya kehidupan dan cinta untukmu
aku harus menerima seandainya suatu ketika aku harus sendiri

arti sahabat begitu menyatu dalam jiwa
melebihi kekasih juga melebihi saudara
doa selalu kupanjatkan untukmu bahagia
karena kau akan pergi dariku bila tlah kau temukan cinta



by: bunda (Tintaline)

Sabtu, 03 Desember 2011

Ibu...dimanakah rumahmu??


Lalu lalang langkah kaki dihadapannya

kebisingan kota seakan tak tahu akan hadirnya

terduduk termenung di sudut jalan

bahkan mungkin tak terhiraukan


kerut keriput kulit menghias wajah

bermandikan debu, baju lusuh bahkan beraroma sampah

tak ada lagi malu...hanya demi sesuap nasi

tlah kau gerus pula sebuah harga diri


ibu..dimanakah rumahmu??

rentamu bisa menaklukkan jalanan

langkah kecilmu tak memupus harapan

aku tahu ..semua ini bukan maumu


ibu..dimanakah rumahmu..??

tak adakah buah hati yang mencarimu

siang malam adalah teman setiamu

hanya berharap belas kasih insan demi menyambung hidup


ibu....maafkan bila ku mengagetkanmu

kusentuh tangan kakumu

kau diam tertunduk tak bergerak membisu

kuhanya ingin memberikan sedikit untuk mu


ternyata dingin malam bagaikan selimut untukmu

ternyata aku mengganggu tafakurmu

karenaku kau menghentikan dzikirmu

ibu..maafkan aku..aku hanya tak ingin tangan usil mengganggumu



by: bunda ( Tintaline)

Jumat, 11 November 2011

Balada si Kupu-Kupu malam


Senja temaram di batas kota

Saksi hiruk pikuk kehidupan malam berkabutkan asap

Menjaja cinta menantang hasrat yang terpendam

Pada malam yang hadir membawa sejuta kehidupan

Kupu-kupu terbang seakan tak tahu arah


Terkadang hinggap di satu pucuk bunga

Kemudian berpindah pada pucuk bunga yang lain

Diam, merenung tak tahu apa lagi yang harus diperbuatnya

Cantik ..tapi terlihat menyimpan kegalauan dan kemurungan

Airmata teman setia pendamping hidupnya


Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga demi konsistensi dan kebutuhan

Memberikan yang terbaik yang mereka miliki

Hidup adalah pilihan

Tapi mereka bahkan tak punya pilihan

Mereka adalah sekumpulan wanita patah hati

Yang dikhianati cinta, hidup bahkan ayah mereka sendiri


Siapa yang tahu..?

Pada gemerlap kehidupan malam mereka menyimpan tangis dalam senyuman

Siapa yang tahu..?

Mereka selalu menanti datangnya pagi sebagai sinar kehidupan

Sungguh kutak berani menilai..

Walaupun telah bersimbah dosa dan airmata

Masih berhakkah mereka mendapatkan seuntai pahala

Yang kutahu Tuhan Maha Penyayang pada umatnya


Tak perlu makian untuk menghakimi mereka

Karena bagi mereka

Hidup yang dijalani adalah hukuman yang pedih dari sekedar hukuman mati

Mereka para wanita yang sakit hati

Yang telah dilahirkan dan hidup hanya untuk menanti mati..


Begitu lelahnya mereka dengan kehidupan malam

Walau mereka tahu keindahan dunia malam adalah fatamorgana

Pagi datang menggantikan malam

Dan kupu-kupu selalu berharap agar siang tak segera tergantikan oleh malam

Sabtu, 29 Oktober 2011

Surat seorang adik



Semakin lama kupendam rasa ini

semakin memberontak rindu dalam penjara hati

kurindukan celoteh dan senyummu

menghiasi hari-hariku seperti dulu



darahku mengalir ditubuhmu

begitu pula darahmu mengalir ditubuhku

karena kita adalah satu

hanya terpisah oleh raga dan waktu


aku tak mengerti

tentang semua misteri hidup ini

sesaat kita tertawa bersama

berbagi cerita baik cerita suka maupun duka

sesaat kemudian semua berubah

menjadi begitu berbeda seperti kau tak mengenaliku lagi


maafkan bila kubersalah

maafkan bila kutak dapat dipercaya

aku pasrah...

biarlah waktu yang akan berbicara


tapi aku tetap begitu mencintaimu

kuselalu berdoa yang terbaik untukmu

karena kau begitu dekat denganku

dari dulu hingga kini

bagiku...


bahagiamu adalah bahagiaku

kubalut tangis dalam senyumku

berusaha menapak jalan yang penuh liku

karena cintaku padamu takkan terhapus waktu


walaupun aku tak mengerti

tentang yang sesungguhnya terjadi

mungkin kini kauanggap aku hanyalah sebutir kerikil

yang menggangu langkah dan pandanganmu


tapi sungguh di hatiku cintaku padamu takkan berubah

biarlah kusimpan pedih dalam kotak hatiku

karena aku begitu mencintaimu

juga begitu menyayangimu

senyum sang bunda menguatkan aku

kelebat wajah sang bapak mengisi sukmaku


percayalah...aku akan selalu dapat kau andalkan

semampu dan sekuatku melangkah

walau aku hanya manusia biasa

kutunggu dan kunanti

sayang dan pelangi senyummu

mengisi hari-hariku

dan memberi warna dalam sepiku


Semua tertulis dari hati, didedikasikan untuk seorang adik yang begitu menanti , begitu merindukan kebersamaan dengan saudaranya..lebih tepatnya kakaknya


Rabu, 26 Oktober 2011

Agungnya ciptaan-MU




Berawal dari ngobrol ama keponakanku yang cantik, tentang banyak hal juga mengenai kegiatan dia, semenjak dia sering ikut lomba karya ilmiah remaja dan memenangkan berbagai lomba bersama timnya, dia mengaku kalo dia begitu cinta pada alam

Alam itu begitu indah...dan banyak manfaat yang bisa kita ambil dari sana
makanya katanya suka menangis kalo ternyata banyak yang tidak mengerti bahkan merusak, padahal mereka tak sadar bahwa yang telah dilakukan telah merusak ekosistem, dan tentunya akan banyak yang merugi karena itu

yaaa...aku merenung ...memang ciptaan-NYA..tiada tara...memang DIA adalah Al -Khaliq... Maha Pencipta, dan kalo dihubungkan dengan semua asmaul husna ..memang benar adanya...

dari perenungan tentang agungnya ciptaan-NYA..

Debur ombak berlarian dengan riang
burung pun terbang dalam senandung dendang
nyiur menari dengan lemah gemulai
mengikuti irama gending ilahi

Memandang jauh lautan tak bertepi
bermandikan kehangatan mentari
juga kesejukan pelukan sang bayu
bagaikan hembusan surgawi pada ragaku

Aliran pun tak dapat melalui pasir
tanpa campur tangan angin yang berdesir
karena aliran hanya akan terserap
seperti rengkuhan mimpi menyimpan harap

Kejemuan enggan menyapa saat terus kupandang
keindahan ciptaan-MU yang begitu membentang
inilah harmoni alam semesta
memiliki keindahan dan keseimbangan yang kentara

Kamis, 20 Oktober 2011

Ijinkan aku menggapai-MU

Ini judulnya lebih tepatnya uji nyali kali ya.... soalnya buat puisi ini perjuangan banget melalu robekan kertas, rasanya mood dan ide lagi gak berpihak.

Ini sebenernya ikutan lomba tapi tanpa persiapan, taunya gara2 ditag sama salah satu temen padahal deadlinenya uda itungan jam..Oh...nekat banget yaaaaaa

Awalnya mentah banget...tapi hati gak sreg..diutak-atik..auuh ah gelap deh..sempat nyerah mau gak jadi dikirimin...urusan menang kalah nomor kesekian tapi yang pasti..uda berani bikin sesuatu berdasar dengan suatu aturan dan batasan

And......tralaaaaaaaaaa ini dia hasilnya..ide baru dapat mepet deadline...alhamdulillah dah kekirim..klo masuk ya syukur tapi klo dianggap diskualifikasi karena telat ya pasrah juga deeeh

tapi yang pasti buat dan ngirim ini dengan " Bismillah "

cekidot yee...semoga tulisan ini bisa punya manfaat



Ijinkan aku menggapai-MU


Menyibak rembulan membuka bingkai takdir

Merajut deretan aksara tunggal demi jawaban terakhir

Menggantung harap sang bayu menyisipkan berita

Pada harmoni semesta alam raya


Menikmati irama rumput bertasbih dan dedaunan yang berdzikir

Kala meraba celah mencari jati diri yang berbayang samar terusir

Bagaikan aliran yang tak ingin terbawa angin

Dan ketakutan akan terkalahkan oleh pasir dalam hamparan


Saat mata tak lagi bisa memandang

Saat lisan tak lagi bisa berdendang

Saat tawa tak lagi menghiasi hariku yang semu

Ya..Allah..Ijinkan aku menggapai-MU


Walau wajah ini tak secantik Aisyah

Akhlak ini tak semulia Khadijah

hanya berusaha menjadi seagung Fatimah

meski tak sesuci Rabbiyah Al adawiyah

Jumat, 14 Oktober 2011

Memeluk Mimpi

kadang kala ku terpaku

dalam kesunyian dan kesendirian

mengapa bisa aku berkata demikian

padahal aku dikeliling gegap gempita dan keramaian


sunyi hati ini

sesunyi kidung senja yang berpendar

ku berselancar dalam angan

mencari segenggam mimpi yang terlepas


lantunan ayat suci al-Qur'an

terasa bagai embun penyejuk jiwa yang gersang

serasa jiwa terlepas dari raga

merasakan kebahagiaan yang hakiki


halalkah..bila aku punya mimpi??

sebuah keindahan yang tak terjamah

sebuah bayangan yang tak tersentuh

dengan letupan kasih sayang dan harapan


sesaat ku terkesiap

tersadar..

serasa mercu suar menyilaukan pandangan

mimpi adalah harapan

bukan onggokan realita yang terbuang

ingin kupeluk..

tapi semua semu...

akan kukejar walaupun harus menyusuri riak sungai yang menghanyutkan


doaku adalah harapanku

mematahkan dilema tak bertuan

walaupun telah terbasahkan oleh air mata cinta

kan kutelusuri realita

bersama rindu memeluk mimpi

Betapa kuharap cinta-MU

Fajarku telah datang
menyambut kehangatan senyum mentari
tapi apa yang kulihat
halimun pagi memenuhi pandanganku
seakan menyekap mentariku
mengikat hangat sinarnya

jemariku saling menggengam erat
seerat rontaan jiwa yang terikat
mulut ini ingin berteriak menjerit
tapi kenapa kuhanya bisa berteriak dalam bisu

jauh...mataku memandang
berusaha mencari cermin kehidupan
di sela- sela puing jiwa yang berserakan
yang dengan tertatih berusaha kukumpulkan kembali

ingin kubisa berdiri dan selalu tersenyum
tapi kakiku seakan rapuh tak bernyawa
siapakah aku ini..?
maluu...tak punya daya untuk menatap-MU
aku hanya wanita yang jauh dari sempurna
cinta-MU yang bisa kuandalkan
cinta-MU yang kuyakin begitu murni....
hanya cinta-MU yang tak bersyarat

Ya Rabb....kuatkan aku
setegar batu karang yang tak bergeming oleh hempasan ombak
Ya Rabb....bersihkan hatiku
sebersih permata yang indah berkilau
Ya Rabb...cantikkan wajahku
dengan percikan aura nur-MU
betapa ingin ku gapai ridho-MU
betapa kuharap cinta-MU

aku percaya....
hidup ini adalah rahasia-MU
apapun itu..tlah KAU berikan petunjuk tentang mau-MU
walaupun tak tersurat
tapi itu tersirat dalam semua kejadian.....
dan itu adalah tanda kasih dari- MU

Cahaya di balik Gelap

Debur ombak beriringan
berlomba ketepian tak berujung
begitu indah dan bersahabat
walau kadang begitu ganas mematikan
batu karang hanya menatap tak bergeming
setia menemani bak sahabat sehidup semati

kasih sayang- NYA pasti datangnya
meski terasa begitu jauh
tak sampai sejauh tangan ini menggapai
ia kan tiba laksana kedipan mata
bila tiba saatnya...
seperti hawa yang diciptakan dari tulung rusuk adam
menemani menebar cinta dan warna kehidupan

wanita...
diciptakan dengan segudang keindahan
kelembutan merawat benih-benih kehidupan
begitu mudah mengais pahala
juga begitu mudah menuai dosa
senyumnya bagai oasis di padang pasir
tangisnya bisa meluluhkan pintu keangkuhan
restunya bisa membuka jalan ilalang berduri
doanya laksana pil penyembuh segala penyakit kehidupan
Surga berada di telapak kaki seorang wanita
ya seorang wanita..yaitu seorang ibu....

Rembulan ikut tersenyum
bintang senantiasa berkelip
angin membelai..membuai lembut
mengawal mimpi sang wanita
di ranjang malam yang bersahaja

wanita lembut bukanlah wanita lemah
yang bisa dipandang sebelah mata
diamnya adalah emas
goresan penanya bisa lebih tajam dari pedang sekalipun
seperti seorang KARTINI bangsa
yang berusaha menguak tabir kegelapan untuk wanita

bukankah engkau telah melihat
bahwa setelah malam puas dengan gelap gulitanya
maka fajar pagi pun akan datang
dengan sinar cahayanya

Leburan Kerinduan

senja mulai menghilang perlahan
keindahan mulai ditelan gelapnya malam
samar- samar kudengar alunan seruling
indah..tapi serasa menusuk jiwaku yang luluh lantak
kutelah membuat dan menyanyikan ciptaan dendang penenang
bulan bintang menatapku syahdu
sambil menggumam dalam kebisuannya

aku adalah permaisuri singgasana
berhiaskan mutiara dan batu zamrud pada mahkotanya
tapi mengapa begini??apa kata hatiku???
kuhanya dayang debu yang setia pada sang raja
senantiasa menaburkan bunga cinta
dan selalu menjaga selimut kemesraan

apakah jubah cinta itu nyata bagiku.....??
iya..jubah cinta itu ada dan sangat nyata untukku
tapi mengapa kutak bisa senantiasa memakainya..??
apa yang harus kulakukan??
agar jubah itu menyatu dengan kulitku
dan takkan kulepas lagi dari tubuhku
sampai nanti ajal datang menjemputku

linangan airmata selalu jadi obat mujarab
untuk melepaskan sesak yang menghimpit
Rabb...kuatkanlah hatiku
buatlah hatiku setegar karang
tak tergoyahkan oleh ombak kehidupan
tak kebingungan seperti cinderela yang kehilangan ibu peri
atau upik abu yang telah patah arang

Rajaku....rengkuhlah diriku
sebab diriku begitu takut pada sepi
belailah aku dengan tangan lembutmu
dan peluklah daku pada dadamu
biarkan kuberselancar di alam mimpi
barang tuk sejenak saja
kutahu..dan sangat tahu
tak ada yang abadi di dunia ini

Letupan Hati

Rabb...tubuhku menggigil
dadaku bergemuruh
seakan ingin muntahkan lava yang memanas
dan badai yang tertahan

ini diriku...seorang hamba yang berusaha
mencari jati diri
telah jauh kutelusuri relung relung hatiku
untuk menemukan secuil jiwa

aku bukan siapa2
mengapa aku hanya bisa menangis
mengapa kutak bisa jadi seperti Fatimah Az-Zahra
atau Rabiah Al adawiyah...
begitu berani..begitu teguh...di jalan-MU
dalam membela kebenaran

begitu banyak kekeliruan yang kulihat
mengapa aku hanya bisa diam
Rabb...seakan kaku lidah ini
menghadapi setan2 yang menyerupai manusia
seakan sendi sendi tubuhku
bergerak mencengkeramku..membungkamku
...betapa bodohnya aku...bisa melihat..
tapi seakan buta mataku.....

Rabb..hanya KAU-lah yang maha adil
begitu hebat setan membuat hitam jadi putih
sedang putih begitu terlihat kotor..hitam pekat
bersihkan kalbuku ya Rabb.
agar aku bisa melihat yang sebenarnya
tampakkan semuanya...agar semua bisa melihat
kebenaran yang tersembunyi
dibalik jubah kebohongan
karena bau bangkai tak dapat ditutupi oleh apapun..