Kamis, 01 Maret 2012
TUHAN….BERI AKU WAKTU
Arus kan menyisir, lepas ke samudera mengalir
Angin kan mengusir, lapang menuju tabir angkasa
Sesal sebuah dosa melebur pada lelehan air mata
Kadang banyak waktu terbuang percuma
Bermandikan maksiat bersimbah dosa
Begini dan begitu untuk puaskan nafsu belaka
Sementara tak sekalipun kita mau mengerti untuk-NYA
Kematian adalah sebuah kenyataan
Tanpa tahu kapan kita akan dipanggil
Peristiwa tugu tani hanya bukti kecil
Bahwa kita hanya pelakon dalam panggung kehidupan
Tuhan..beri aku waktu..sebulan saja
Untuk mengerti betapa KAU telah sempurnakan hidupku
Jika sebulan terasa begitu lama
Cukuplah seminggu yang penuh kesadaran untukku
Tuhan…beri aku waktu…sehari saja
Jika seminggu pun masih terlalu lama
Kan kupohonkan nafas rindu untuk-MU
Menebarkan semaian buih karunia dari –MU
Tuhan…andai itu pun masih lama
Beri aku waktu satu jam saja
Beri aku waktu…beri aku waktu untuk meratap ampun-MU
Agar ku tak hancur tersungkur di antara takdirku
PELANGI TAK BERWARNA
kita tak peka terhadapnya
kadang acuh akan sejuta tanda
terlelap dalam sadar di batas impian
lalu KAU porak - porandakan isi dunia
laut menumpahkan cairannya
bumi menggoyangkan perutnya
lenyap sudah pelangi penghias cakrawala
kudengar senandung rintihan tersebar
menggoreskan luka sayatan sembilu
mengundang bimbang alam pikirku
akankah semua segera tersadar?
Tuhan.....
dimanakah warna indah sang pelangi?
kumasih ingin melihatnya
terbentang indah hadirkan sejuta arti
Tuhan....
ketika aku bersimpuh menghadap-MU
kumohon hentikan amarah-MU
karena ku tak sekuat diri-MU
Tuhan....
kulantunkan asma-MU dalam sujudku
kumohon berikan yang terbaik bagiku
karna ku tak berarti tanpa-MU
Senin, 23 Januari 2012
SERUNI
jiwa bersiap meninggalkan mimpi
lantunan adzan berkumandang menggema
bagai tanda akan datangnya terang dunia
seulas senyum menghias wajah seruni
gadis kecil lugu ramah tamah tanpa diminta
nama indah dengan semangat dari hati
lagu rindu orang tua menjadi hadiah terindah di surga
seruni...tak pernah kulihat sedih menguasai
gadis tuna rungu jelita tak palsu
walau sebatang kara tetap tegar berdiri sendiri
karena semangat hidupmu begitu menderu debu
hari sepi tanpa suara yang kau lalui
tak membuatmu merasa sepi nan perih merintih
karena yakin Sang Ilahi selalu bersamamu tanpa memilih
walau buta aksara tapi tak buta hati
seruni..
langkahmu tertatih saat terang dunia
namun itu kau anggap kilauan semata
dalam sendiri tanpa belaian sanak famili
seruni..terpatri dalam hatiku
kau insan patut ditiru
kau inspirasi
pembuka mata hati
Kamis, 12 Januari 2012
SAHABAT

sahabat.....
setiap kata adalah pengingat juga isyarat
setap renungan membuahkan getaran jiwa
mengingatkan begitu banyak noda kehidupan karena debu dosa yang harus dihapus
sebelum kita berlabuh di dermaga kematian
terima kasih...
setiap untaian aksaranya mengandung makna
dari ku yang tak tahu menjadi tahu
dari ku yang lupa menjadi ingat kembali
dari ku yang meremehkan menjadi memperhatikan
dari ku yang tak peduli menjadi takut teringat begitu banyak dosa padaku
begitu banyak orang yang berkata " kita adalah sahabat"
tapi tak banyak yang bisa menjadi alarm kehidupan bagi sahabat lainnya walaupun sekejab
teman sejati, mengerti ketika kamu berkata " aku lupa..."
menunggu selamanya ketika kamu berkata "tunggu sebentar"
tetap tinggal ketika kamu berkata "tinggalkan aku sendiri"
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan berkata " bolehkah saya masuk?"
by: bunda (tintaline)
LANGKAHKU

hari berganti minggu
minggu berganti bulan
kan ku kejar maghligai mimpiku
dengan bekal segulung harapan
aku melangkah pasti
mengalahkan keganasan gelombang kehidupan
tergugu dalam buaian jati diri
berpayung pada selimut cinta sang awan
redupku tak mematikan langkahku
penatku tak menghentikan detak jantungku
berpacu berlari dalam nadiku
walau jalan yang kutempuh begitu panjang dan berliku
aku tak takut untuk bermimpi
tetap kunikmati hari menjalani hidup ini
mengurai senyum pada ayunan langkahku
terhanyut dalam aksara cinta hingga bahagia saat kuterjaga dari tidurku
by. bunda ( Tintaline)
Kamis, 29 Desember 2011
Teratai nan indah

Di pinggir danau ku termenung
Sambil menatap beberapa bunga teratai nan mekar
Indah nian...
...damai...
......dan tenang...
Semilir angin yang menerpa wajahku
Menambah kesejukan dan keindahan yang terdalam...
Bukan sekedar indah di mata
Tapi juga indah di hati
Andaikan saat itu kita bisa bersama,
Bisa menelusuri pinggir danau dalam keindahan alam
Banyak hal yang bisa didiskusikan
Banyak hal yang perlu kita ketahui
Dan dengan mengetahui itulah kita bisa memetik hikmah
Ada lamunan kecil yang ingin kupersembahkan...
Bahwa aku ingin memetik beberapa bunga teratai tersebut
Ku ikat...dan kutanam dalam jambangan kaca berisi air
Kusimpan di atas meja kesayanganmu...
...dan biarkan ia terus tumbuh dan mekar...
...sebagaimana segenap ikhtiar hidupku untuk untuk memberi keharuman padamu
Jika diukur dalam takaran rupiah...
Mungkin hanya berbandai dengan beberapa lembar saja
Tapi bukan lembaran kertas rupiah yang ingin kuberikan
Tapi sebuah warna terindah dalam mengisi kehidupan
Sahabat...
Jikalau engkau sudi menerimanya...
Izinkan sejumput teratai ini kutanam di danau hatimu
Biarkan ia tetap mekar ...tumbuh...dan berkembang
...............
Jumat, 23 Desember 2011
air mata wanita

Begitu sering kulihat airmata keluar dari seorang wanita
walau begitu sulit kuterjemahkan maknanya
sehebat dan sekuat apapun wanita
pasti akan mudah mengeluarkan airmata
hati yang begitu lembut
kadang tertutupi dengan raga yang begitu kuat
seakan tak tergoyahkan
oleh gelombang tsunami sekalipun
ketika seorang wanita itu menangis
itu bukan berarti dia mengeluarkan senjata terampuhnya
tapi justru dia sedang mengeluarkan senjata terakhir yang dia punya
ketika seorang wanita itu menangis
itu bukan berarti dia tak berusaha untuk menahannya
melainkan karena pertahanannya tak kuasa membendung airmata itu
bahkan..bila dia menangis
itu bukan karena dia ingin dikasihani dan terlihat lemah
itu semua karena dia sudah tak sanggup lagi untuk berpura- pura kuat
walaupun air mata itu menjadi kelemahan wanita
itulah cara untuk menghilangkan sesak di dadanya
membantu memberikan sepenggal nafas
karena sebenarnya air mata itu adalah air mata kehidupan
Selasa, 20 Desember 2011
tulisan seorang sahabat

Tatkala ku coba langkahkan kaki
Menaiki anak tangga menuju labuan jiwa
Aku tersentak sesaat...
Saat Ada lirih duka yang memanggilku
Nun jauh di lubuk hatimu
Kurasakan ada nestapa yang sudah begitu lama kau pendam
Saat api membakar...dan menghanguskan labuan jiwa tempat kau berteduh
Air mata mengalir di pipi...
Merasakan lara yang sedang melanda
Meski kau berusaha sembunyikan semua
Tapi aku bisa rasakan apa yang kau rasa
Hingga air mata mengalir tak tertahankan...
menandakan beratnya kesedihan yang selama ini kau rasakan
...sabar ya....
itulah tulisan seorang sahabat untuk sahabatnya yang lain......
persahabatan lebih indah dari apapun......orang lain bisa menjadi saudara, dengan persahabatan tetangga , teman bersosialisasi kita..bisa menjadi lebih dekat dibanding dengan saudara kandung...
dimana kita hidup..lingkungan sekitar kita adalah saudara....^_^
Jumat, 16 Desember 2011
Arti sahabat

Sahabat...
berjuta kata telah terjalin antara kita
menjadi penenang bisa juga menjadi obat
dirimu selalu ada dalam suka maupun duka
Sahabat...
kau bukan kekasihku
juga bukan pemilik hatiku
tapi kau begitu mengerti keadaanku
malam berganti pagi
pagi merangkak mendekati siang
siangpun melenggang menyambut malam
tapi arti sahabat takkan pernah pudar
sebuah senyuman sebuah sapaan
bagaikan energi matahari yang menggerakkan turbin
begitu meneduhkan menenangkan
bagaikan payung yang melindungiku ditengah hujan
sahabat...entah aku harus berkata apa
aku begitu takut kehilanganmu
karena aku begitu lama tergantung padamu
walaupun kutahu tak ada cinta antara kita
tapi aku cukup tahu
cukup mengerti tentang semua ini
kau punya kehidupan dan cinta untukmu
aku harus menerima seandainya suatu ketika aku harus sendiri
arti sahabat begitu menyatu dalam jiwa
melebihi kekasih juga melebihi saudara
doa selalu kupanjatkan untukmu bahagia
karena kau akan pergi dariku bila tlah kau temukan cinta
by: bunda (Tintaline)
Sabtu, 03 Desember 2011
Ibu...dimanakah rumahmu??

Lalu lalang langkah kaki dihadapannya
kebisingan kota seakan tak tahu akan hadirnya
terduduk termenung di sudut jalan
bahkan mungkin tak terhiraukan
kerut keriput kulit menghias wajah
bermandikan debu, baju lusuh bahkan beraroma sampah
tak ada lagi malu...hanya demi sesuap nasi
tlah kau gerus pula sebuah harga diri
ibu..dimanakah rumahmu??
rentamu bisa menaklukkan jalanan
langkah kecilmu tak memupus harapan
aku tahu ..semua ini bukan maumu
ibu..dimanakah rumahmu..??
tak adakah buah hati yang mencarimu
siang malam adalah teman setiamu
hanya berharap belas kasih insan demi menyambung hidup
ibu....maafkan bila ku mengagetkanmu
kusentuh tangan kakumu
kau diam tertunduk tak bergerak membisu
kuhanya ingin memberikan sedikit untuk mu
ternyata dingin malam bagaikan selimut untukmu
ternyata aku mengganggu tafakurmu
karenaku kau menghentikan dzikirmu
ibu..maafkan aku..aku hanya tak ingin tangan usil mengganggumu
by: bunda ( Tintaline)
Jumat, 11 November 2011
Balada si Kupu-Kupu malam

Senja temaram di batas kota
Saksi hiruk pikuk kehidupan malam berkabutkan asap
Menjaja cinta menantang hasrat yang terpendam
Pada malam yang hadir membawa sejuta kehidupan
Kupu-kupu terbang seakan tak tahu arah
Terkadang hinggap di satu pucuk bunga
Kemudian berpindah pada pucuk bunga yang lain
Diam, merenung tak tahu apa lagi yang harus diperbuatnya
Cantik ..tapi terlihat menyimpan kegalauan dan kemurungan
Airmata teman setia pendamping hidupnya
Bekerja bertaruh seluruh jiwa raga demi konsistensi dan kebutuhan
Memberikan yang terbaik yang mereka miliki
Hidup adalah pilihan
Tapi mereka bahkan tak punya pilihan
Mereka adalah sekumpulan wanita patah hati
Yang dikhianati cinta, hidup bahkan ayah mereka sendiri
Siapa yang tahu..?
Pada gemerlap kehidupan malam mereka menyimpan tangis dalam senyuman
Siapa yang tahu..?
Mereka selalu menanti datangnya pagi sebagai sinar kehidupan
Sungguh kutak berani menilai..
Walaupun telah bersimbah dosa dan airmata
Masih berhakkah mereka mendapatkan seuntai pahala
Yang kutahu Tuhan Maha Penyayang pada umatnya
Tak perlu makian untuk menghakimi mereka
Karena bagi mereka
Hidup yang dijalani adalah hukuman yang pedih dari sekedar hukuman mati
Mereka para wanita yang sakit hati
Yang telah dilahirkan dan hidup hanya untuk menanti mati..
Begitu lelahnya mereka dengan kehidupan malam
Walau mereka tahu keindahan dunia malam adalah fatamorgana
Pagi datang menggantikan malam
Dan kupu-kupu selalu berharap agar siang tak segera tergantikan oleh malam
Sabtu, 29 Oktober 2011
Surat seorang adik

Semakin lama kupendam rasa ini
semakin memberontak rindu dalam penjara hati
kurindukan celoteh dan senyummu
menghiasi hari-hariku seperti dulu
darahku mengalir ditubuhmu
begitu pula darahmu mengalir ditubuhku
karena kita adalah satu
hanya terpisah oleh raga dan waktu
aku tak mengerti
tentang semua misteri hidup ini
sesaat kita tertawa bersama
berbagi cerita baik cerita suka maupun duka
sesaat kemudian semua berubah
menjadi begitu berbeda seperti kau tak mengenaliku lagi
maafkan bila kubersalah
maafkan bila kutak dapat dipercaya
aku pasrah...
biarlah waktu yang akan berbicara
tapi aku tetap begitu mencintaimu
kuselalu berdoa yang terbaik untukmu
karena kau begitu dekat denganku
dari dulu hingga kini
bagiku...
bahagiamu adalah bahagiaku
kubalut tangis dalam senyumku
berusaha menapak jalan yang penuh liku
karena cintaku padamu takkan terhapus waktu
walaupun aku tak mengerti
tentang yang sesungguhnya terjadi
mungkin kini kauanggap aku hanyalah sebutir kerikil
yang menggangu langkah dan pandanganmu
tapi sungguh di hatiku cintaku padamu takkan berubah
biarlah kusimpan pedih dalam kotak hatiku
karena aku begitu mencintaimu
juga begitu menyayangimu
senyum sang bunda menguatkan aku
kelebat wajah sang bapak mengisi sukmaku
percayalah...aku akan selalu dapat kau andalkan
semampu dan sekuatku melangkah
walau aku hanya manusia biasa
kutunggu dan kunanti
sayang dan pelangi senyummu
mengisi hari-hariku
dan memberi warna dalam sepiku
Semua tertulis dari hati, didedikasikan untuk seorang adik yang begitu menanti , begitu merindukan kebersamaan dengan saudaranya..lebih tepatnya kakaknya
Rabu, 26 Oktober 2011
Agungnya ciptaan-MU

Berawal dari ngobrol ama keponakanku yang cantik, tentang banyak hal juga mengenai kegiatan dia, semenjak dia sering ikut lomba karya ilmiah remaja dan memenangkan berbagai lomba bersama timnya, dia mengaku kalo dia begitu cinta pada alam
Alam itu begitu indah...dan banyak manfaat yang bisa kita ambil dari sana
makanya katanya suka menangis kalo ternyata banyak yang tidak mengerti bahkan merusak, padahal mereka tak sadar bahwa yang telah dilakukan telah merusak ekosistem, dan tentunya akan banyak yang merugi karena itu
yaaa...aku merenung ...memang ciptaan-NYA..tiada tara...memang DIA adalah Al -Khaliq... Maha Pencipta, dan kalo dihubungkan dengan semua asmaul husna ..memang benar adanya...
dari perenungan tentang agungnya ciptaan-NYA..
Debur ombak berlarian dengan riang
burung pun terbang dalam senandung dendang
nyiur menari dengan lemah gemulai
mengikuti irama gending ilahi
Memandang jauh lautan tak bertepi
bermandikan kehangatan mentari
juga kesejukan pelukan sang bayu
bagaikan hembusan surgawi pada ragaku
Aliran pun tak dapat melalui pasir
tanpa campur tangan angin yang berdesir
karena aliran hanya akan terserap
seperti rengkuhan mimpi menyimpan harap
Kejemuan enggan menyapa saat terus kupandang
keindahan ciptaan-MU yang begitu membentang
inilah harmoni alam semesta
memiliki keindahan dan keseimbangan yang kentara
Kamis, 20 Oktober 2011
Ijinkan aku menggapai-MU
Ini sebenernya ikutan lomba tapi tanpa persiapan, taunya gara2 ditag sama salah satu temen padahal deadlinenya uda itungan jam..Oh...nekat banget yaaaaaa
Awalnya mentah banget...tapi hati gak sreg..diutak-atik..auuh ah gelap deh..sempat nyerah mau gak jadi dikirimin...urusan menang kalah nomor kesekian tapi yang pasti..uda berani bikin sesuatu berdasar dengan suatu aturan dan batasan
And......tralaaaaaaaaaa ini dia hasilnya..ide baru dapat mepet deadline...alhamdulillah dah kekirim..klo masuk ya syukur tapi klo dianggap diskualifikasi karena telat ya pasrah juga deeeh
tapi yang pasti buat dan ngirim ini dengan " Bismillah "
cekidot yee...semoga tulisan ini bisa punya manfaat
Ijinkan aku menggapai-MU
Menyibak rembulan membuka bingkai takdir
Merajut deretan aksara tunggal demi jawaban terakhir
Menggantung harap sang bayu menyisipkan berita
Pada harmoni semesta alam raya
Menikmati irama rumput bertasbih dan dedaunan yang berdzikir
Kala meraba celah mencari jati diri yang berbayang samar terusir
Bagaikan aliran yang tak ingin terbawa angin
Dan ketakutan akan terkalahkan oleh pasir dalam hamparan
Saat mata tak lagi bisa memandang
Saat lisan tak lagi bisa berdendang
Saat tawa tak lagi menghiasi hariku yang semu
Ya..Allah..Ijinkan aku menggapai-MU
Walau wajah ini tak secantik Aisyah
Akhlak ini tak semulia Khadijah
hanya berusaha menjadi seagung Fatimah
meski tak sesuci Rabbiyah Al adawiyah
Jumat, 14 Oktober 2011
Memeluk Mimpi
kadang kala ku terpaku
dalam kesunyian dan kesendirian
mengapa bisa aku berkata demikian
padahal aku dikeliling gegap gempita dan keramaian
sunyi hati ini
sesunyi kidung senja yang berpendar
ku berselancar dalam angan
mencari segenggam mimpi yang terlepas
lantunan ayat suci al-Qur'an
terasa bagai embun penyejuk jiwa yang gersang
serasa jiwa terlepas dari raga
merasakan kebahagiaan yang hakiki
halalkah..bila aku punya mimpi??
sebuah keindahan yang tak terjamah
sebuah bayangan yang tak tersentuh
dengan letupan kasih sayang dan harapan
sesaat ku terkesiap
tersadar..
serasa mercu suar menyilaukan pandangan
mimpi adalah harapan
bukan onggokan realita yang terbuang
ingin kupeluk..
tapi semua semu...
akan kukejar walaupun harus menyusuri riak sungai yang menghanyutkan
doaku adalah harapanku
mematahkan dilema tak bertuan
walaupun telah terbasahkan oleh air mata cinta
kan kutelusuri realita
bersama rindu memeluk mimpi
Betapa kuharap cinta-MU
Fajarku telah datang
menyambut kehangatan senyum mentari
tapi apa yang kulihat
halimun pagi memenuhi pandanganku
seakan menyekap mentariku
mengikat hangat sinarnya
jemariku saling menggengam erat
seerat rontaan jiwa yang terikat
mulut ini ingin berteriak menjerit
tapi kenapa kuhanya bisa berteriak dalam bisu
jauh...mataku memandang
berusaha mencari cermin kehidupan
di sela- sela puing jiwa yang berserakan
yang dengan tertatih berusaha kukumpulkan kembali
ingin kubisa berdiri dan selalu tersenyum
tapi kakiku seakan rapuh tak bernyawa
siapakah aku ini..?
maluu...tak punya daya untuk menatap-MU
aku hanya wanita yang jauh dari sempurna
cinta-MU yang bisa kuandalkan
cinta-MU yang kuyakin begitu murni....
hanya cinta-MU yang tak bersyarat
Ya Rabb....kuatkan aku
setegar batu karang yang tak bergeming oleh hempasan ombak
Ya Rabb....bersihkan hatiku
sebersih permata yang indah berkilau
Ya Rabb...cantikkan wajahku
dengan percikan aura nur-MU
betapa ingin ku gapai ridho-MU
betapa kuharap cinta-MU
aku percaya....
hidup ini adalah rahasia-MU
apapun itu..tlah KAU berikan petunjuk tentang mau-MU
walaupun tak tersurat
tapi itu tersirat dalam semua kejadian.....
dan itu adalah tanda kasih dari- MU
Cahaya di balik Gelap
berlomba ketepian tak berujung
begitu indah dan bersahabat
walau kadang begitu ganas mematikan
batu karang hanya menatap tak bergeming
setia menemani bak sahabat sehidup semati
kasih sayang- NYA pasti datangnya
meski terasa begitu jauh
tak sampai sejauh tangan ini menggapai
ia kan tiba laksana kedipan mata
bila tiba saatnya...
seperti hawa yang diciptakan dari tulung rusuk adam
menemani menebar cinta dan warna kehidupan
wanita...
diciptakan dengan segudang keindahan
kelembutan merawat benih-benih kehidupan
begitu mudah mengais pahala
juga begitu mudah menuai dosa
senyumnya bagai oasis di padang pasir
tangisnya bisa meluluhkan pintu keangkuhan
restunya bisa membuka jalan ilalang berduri
doanya laksana pil penyembuh segala penyakit kehidupan
Surga berada di telapak kaki seorang wanita
ya seorang wanita..yaitu seorang ibu....
Rembulan ikut tersenyum
bintang senantiasa berkelip
angin membelai..membuai lembut
mengawal mimpi sang wanita
di ranjang malam yang bersahaja
wanita lembut bukanlah wanita lemah
yang bisa dipandang sebelah mata
diamnya adalah emas
goresan penanya bisa lebih tajam dari pedang sekalipun
seperti seorang KARTINI bangsa
yang berusaha menguak tabir kegelapan untuk wanita
bukankah engkau telah melihat
bahwa setelah malam puas dengan gelap gulitanya
maka fajar pagi pun akan datang
dengan sinar cahayanya
Leburan Kerinduan
keindahan mulai ditelan gelapnya malam
samar- samar kudengar alunan seruling
indah..tapi serasa menusuk jiwaku yang luluh lantak
kutelah membuat dan menyanyikan ciptaan dendang penenang
bulan bintang menatapku syahdu
sambil menggumam dalam kebisuannya
aku adalah permaisuri singgasana
berhiaskan mutiara dan batu zamrud pada mahkotanya
tapi mengapa begini??apa kata hatiku???
kuhanya dayang debu yang setia pada sang raja
senantiasa menaburkan bunga cinta
dan selalu menjaga selimut kemesraan
apakah jubah cinta itu nyata bagiku.....??
iya..jubah cinta itu ada dan sangat nyata untukku
tapi mengapa kutak bisa senantiasa memakainya..??
apa yang harus kulakukan??
agar jubah itu menyatu dengan kulitku
dan takkan kulepas lagi dari tubuhku
sampai nanti ajal datang menjemputku
linangan airmata selalu jadi obat mujarab
untuk melepaskan sesak yang menghimpit
Rabb...kuatkanlah hatiku
buatlah hatiku setegar karang
tak tergoyahkan oleh ombak kehidupan
tak kebingungan seperti cinderela yang kehilangan ibu peri
atau upik abu yang telah patah arang
Rajaku....rengkuhlah diriku
sebab diriku begitu takut pada sepi
belailah aku dengan tangan lembutmu
dan peluklah daku pada dadamu
biarkan kuberselancar di alam mimpi
barang tuk sejenak saja
kutahu..dan sangat tahu
tak ada yang abadi di dunia ini
Letupan Hati
dadaku bergemuruh
seakan ingin muntahkan lava yang memanas
dan badai yang tertahan
ini diriku...seorang hamba yang berusaha
mencari jati diri
telah jauh kutelusuri relung relung hatiku
untuk menemukan secuil jiwa
aku bukan siapa2
mengapa aku hanya bisa menangis
mengapa kutak bisa jadi seperti Fatimah Az-Zahra
atau Rabiah Al adawiyah...
begitu berani..begitu teguh...di jalan-MU
dalam membela kebenaran
begitu banyak kekeliruan yang kulihat
mengapa aku hanya bisa diam
Rabb...seakan kaku lidah ini
menghadapi setan2 yang menyerupai manusia
seakan sendi sendi tubuhku
bergerak mencengkeramku..membungkamku
...betapa bodohnya aku...bisa melihat..
tapi seakan buta mataku.....
Rabb..hanya KAU-lah yang maha adil
begitu hebat setan membuat hitam jadi putih
sedang putih begitu terlihat kotor..hitam pekat
bersihkan kalbuku ya Rabb.
agar aku bisa melihat yang sebenarnya
tampakkan semuanya...agar semua bisa melihat
kebenaran yang tersembunyi
dibalik jubah kebohongan
karena bau bangkai tak dapat ditutupi oleh apapun..

